Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aksi begal tak pengaruhi minat masyarakat beli rumah di Depok

Aksi begal tak pengaruhi minat masyarakat beli rumah di Depok perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Belakangan ini, Kota Depok, Jawa Barat santer beredar kabar maraknya pembegalan sepeda motor. Bahkan, para pelaku tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam yang mereka bawa jika mendapatkan perlawanan dari target sasaran.

Namun, isu itu tidak serta merta mengurungkan niat warga membeli hunian rumah baru di wilayah perbatasan DKI Jakarta ini.

Staf administrasi perumahan Grand Depok City Kiki Maulia menuturkan, isu kejahatan jalanan tidak mempengaruhi pembelian rumah di Depok. Bahkan, kata dia, aksi begal pemotor itu sama sekali tidak menjatuhkan nilai proyek perumahan yang digarap oleh pihaknya selaku pengembang.

"Enggak ada pengaruhnya (pembegalan). Enggak menjatuhkan kita punya proyek. Itu kan kalau malam saja (begal)," ujar Kiki di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (19/2).

Selama enam hari pameran di JCC, Kiki mengaku lebih dari sepuluh konsumen prospektif yang serius membeli rumah di Grand Depok City. Prospek perumahan di wilayah itu cukup terbantu dengan kemudahan akses transportasi. "Angkotnya kan ada, walaupun masih jarang," katanya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP