Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) dalam survei 2 tahunan ini menunjukkan index kenyamanan kota Balikpapan, Solo, Malang, Yogyakarta, Makassar, Palembang dan Bandung di atas rata-rata. Index kenyamanan rata-rata nasional berada pada angka 63,62.
Survei dilakukan menggunakan metode persepsi dengan jumlah responden 1000 orang dan margin error 2 persen. Survei dilakukan dengan cara acak terhadap 1.000 responden. "Tidak bandingkan kota satu dan kota lain dibandingkan persepsi warga, Kita tidak survei kota tidak nyaman," kata Ketua umum IAP, Bernardus Djonoputro di acara 2014, Jakarta, Senin (11/8).
Hasil survei yang dilakukan terhadap warga kota sebanyak 63 persen puas tinggal di Makassar, Solo, Malang, Yogyakarta, Palembang dan Bandung. "Ini berhubungan dengan sikap dan kepemimpinan."
Sementara itu, untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sudah mencapai 30 persen adalah Yogyakarta dan Balikpapan. Dalam forum, Eastern Regional Organization For Planning and Human Settlemen (EAROPH) berbagai negara mengkampanyekan smart city atau bagaimana suatu kota memanfaatkan teknologi hijau."Air yang bersih, BOD dan COD tingkat polusi, sehingga kita mencoba gunakan teknologi hijau bangunan kita berikan sertifikasi hijau, bangun jalan kita kenalkan indikator hijau, pakai bahan lokal lebih hijau dan bisa dihitung indeks hijaunya," katanya.