Adhi Karya memastikan bahwa perusahaan konstruksi pelat merah itu tak akan dijual pemerintah. Malah, saham pemerintah bakal semakin besar saat Adhi Karya melakukan right issue senilai Rp 1,4 triliun.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Ki Syahgolang, di Jakarta, Jumat (10/4). Pernyataan itu sekaligus membantah tuduhan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pemerintah bakal menjual empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya Adhi Karya.
"Jadi jangan ada miskonsepsi. Right issue, kami nggak menjual kepemilikan saham pemerintah justru struktur modal pemerintah tetap mayoritas," kata pria akrab dipanggil Kiki itu, di Jakarta, Jumat (10/4).
Dia mengatakan, right issue merupakan cara pemerintah menyuntik modal Adhi Karya. Rencananya, dana hasil right issue itu bakal digunakan untuk menggarap moda transportasi publik, monorel, menghubungkan Jabodetabek.
Prabowo, saat melantik pengurus pusat Partai Gerindra, Rabu (8/4), mengaku mendapat laporan soal rencana privatisasi empat BUMN: Jasa Marga, Aneka Tambang, Waskita Karya, dan Adhi Karya.
Atas dasar itu, kompetitor Jokowi saat pemilu presiden tersebut menginstruksikan kader partainya untuk menentang penjualan BUMN tersebut.
"Kita harus menjaga kekayaan kita jangan dilepas," katanya.