Viral Video Anak dan Ibu Dianiaya 3 Pria di Rumahnya, Ini Kronologinya

Warganet dihebohkan dengan video yang memperlihatkan pembobolan rumah dan penganiayaan. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @aaabiiit. Pemilik akun tersebut mengungkapkan kronologi terkait penganiayaan dan pembobolan di rumahnya.

Intan Kumalasari
Oleh Intan Kumalasari - Reporter
Viral Video Anak dan Ibu Dianiaya 3 Pria di Rumahnya, Ini Kronologinya
Viral Video Anak dan Ibu Dianiaya 3 Pria di Rumahnya, Ini Kronologinya. ©2022 Merdeka.com/TikTok @aaabiiit

Warganet dihebohkan dengan video yang memperlihatkan pembobolan rumah dan penganiayaan. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @aaabiiit. Pemilik akun tersebut mengungkapkan kronologi terkait penganiayaan dan pembobolan di rumahnya.

Kejadian ini terjadi di wilayah Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dalam video tersebut pemilik akun memberi keterangan "Malem paling kelam seumur hidup, rumah dibantai 3 orang laki-laki". Hingga kini video tersebut telah ditonton sebanyak 31,4 juta views. Berikut kronologinya.

Dibobol 3 orang Jam 1 Malam

Dalam unggahan video tersebut ia menjelaskan jam 1 malam rumahnya dibobol oleh tiga orang pria. Saat kejadian tersebut hanya ada dirinya dan sang mama.

Tiga orang pria pembobol rumah tersebut membanting barang-barang di dalam rumah. Wanita tersebut merekam aksi para pelaku dengan handphone miliknya. Ia terlihat ketakutan saat mengetahui pelaku akan menuju kamarnya.

Penganiayaan

Wanita dan ibunya tersebut dianiaya oleh tiga orang tersebut. Ia mengaku disiksa secara brutal. Wanita tersebut juga membagikan potret wajah lebam. Ia juga mengungkapkan rasa traumanya karena kejadian ini.

"Disiksa secara brutal dicekek, ditonjok berkali kali, kepala di benturin ke lemari, dijambak, diseret, ditendang, diancam, dibawa, dan dibunuh," tulisnya.

"Kondisi aku lebam dan memar dari ujung kepala sampe ujung kaki," tulisnya.

"Traumu seumur hidup," imbuhnya.

Mencoba Minta Pertolongan

Wanita tersebut sudah berusaha meminta pertolongan. Namun karena rumah yang jauh dari tetangga tak ada yang mendengar.

Ia juga memperlihatkan kondisi rumah yang rusak. Menurutnya kejadian ini menelan kerugian sekitar Rp15 juta.

"Teriak sekenceng-kencengnya gaada yang denger karena posisi rumah jauh dari kawasan tetangga yang lain," tulis keterangan video tersebut.

Sang ibu juga mengalami luka-luka. Setelah berusaha melindungi ibunya, wanita tersebut berhasil kabur dan lapor pihak polisi.

Sudah Ditangani Pihak Kepolisian

Terkait video yang viral ini, Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan.

"Ya, sudah ditangani. Lagi dalam proses," kata Wirdhanto, dilansir dari merdeka.com.

Rekomendasi