Minibus Terjun ke Jurang di Sumut 6 Orang Masih Hilang, Tim SAR Kesulitan Cari Korban

Sebuah minibus jatuh ke jurang di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Pakpak Barat, Sumatra Utara pada Minggu (12/12). Hingga saat ini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap para korban.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Minibus Terjun ke Jurang di Sumut 6 Orang Masih Hilang, Tim SAR Kesulitan Cari Korban
Minibus Terjun ke Jurang di Sumut 6 Orang Masih Hilang, Tim SAR Kesulitan Cari Korban. Instagram/@apecerita_medan ©2021 Merdeka.com

Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Kabupaten Pakpak Barat, Sumatra Utara (Sumut) pada Minggu (12/12). Sebuah minibus dengan nomor polisi BL 1537 EF jatuh ke jurang di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe sekitar pukull 05.00 WIB.

Minibus yang dikemudikan oleh Arman (51) tersebut membawa enam orang penumpang dari Aceh menuju Kota Medan. Kronologi kecelakaan itu, pengemudi mobil yang diduga mengantuk saat membawa mobil tiba-tiba oleng ke kanan jalan hingga terjun ke jurang dan masuk ke sungai Lae Kombih. Ketujuh orang yang ada di mobil tersebut hilang, diduga terseret arus Sungai Lae Kombih.

Adapun identitas korban hilang yakni Arman (51), Tata Agusnianti (22) warga Aceh Barat, Khairumi (22) warga Aceh Barat, Fitri Elfirati (26) warga Aceh, Arman Yusuf (51), Sudarsih (68) dan Masdi (49) warga Kota Medan.

Hingga saat ini, tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih melakukan pencarian terhadap enam orang korban minibus tersebut, di mana satu orang kabarnya telah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

Humas Kantor SAR Medan, Sariman melalui keterangan tertulis mengatakan pada Senin (13/12), pencarian para korban dilakukan petugas gabungan dengan menuruni dinding tebing setinggi 50 meter ke arah aliran Sungai Lae Kombih.

"Karena minibus tersebut jatuh ke jurang dan masuk ke aliran Sungai Lae Kombih," katanya.

Sariman mengatakan, petugas masih berupaya mencari seluruh korban. Petugas mengaku kesulitan melakukan pencarian pasalnya kondisi di lokasi kejadian medannya cukup terjal dan licin sehingga membuat tim gabungan kesulitan untuk mencapai dasar jurang.

Kabar terbaru, akhirnya petugas berhasil menemukan satu orang korban dari tujuh total korban dalam kecelakaan tersebut. Sariman mengatakan, identitas korban yang ditemukan bernama Khairumi (22). Nahas, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.Jenazah korban yang berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan di Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan pada Senin (13/12) malam sekitar pukul 18.00 WIB.

 

"Korban ditemukan sejauh 25 km dari lokasi dia dikabarkan hilang," katanya pada Selasa (14/12).Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk di bawa ke rumah duka. Sementara petugas masih melanjutkan pencarian terhadap enam korban lainnya yang hingga kini belum juga ditemukan.

Rekomendasi