Beberapa waktu lalu, seorang ibu petugas kebersihan jalan di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) menjadi korban pencurian dua orang maling yang tega mencuri sepeda motornya saat Ia sedang bertugas menyapu jalan. Aksi kedua pelaku terekam kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Video saat para pelaku beraksi sempat viral di media sosial.
Ibu petugas kebersihan korban pencurian itu diketahui bernama Surtinem (45). Ia menceritakan, kejadian itu terjadi saat Ia sedang menyapu jalan di kawasan Jalan Agus Salim, Kota Medan. Surtinem mengaku, saat mulai bekerja Ia masih melihat sepeda motornya terparkir. Namun, saat Ia melihat lagi, sepeda motornya sudah tidak ada.
"Sekitar 100 meter aku lihat masih ada, ya sudah nyapu lagi, pas diliat lagi sudah tidak ada," katanya pada Selasa (4/1) lalu.
Melihat motornya sudah raib, Ia langsung menjerit dan meminta pertolongan warga. Dibantu warga sekitar, Ia kemudian melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Medan Baru. Kabarnya, kini para pelaku telah berhasil diamankan oleh kepolisian. Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.
Advertisement
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus pada Sabtu (8/1) mengungkap identitas kedua tersangka, yakni masing-masing berinisial JH dan DSS. Keduanya ternyata merupakan residivis kasus narkoba.
Petugas terpaksa menembak dua tersangka karena melakukan perlawanan saat penangkapan pada Kamis (6/1) lalu. Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di dua lokasi di Kota Medan sejak 4-5 Januari 2022.
"Total sepeda motor yang dicuri ada tiga unit dari dua TKP," ujar Firdaus.
Petugas saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama berinisial Y dan seorang penadah berinisial A. Sementara kedua tersangka yang sudah tertangkap terancam penjara 9 tahun.
"Tersangka yang sudah ditangkap dikenakan Pasal 363 ayat 2 KUHP dengan pidana penjara 9 tahun," ujarnya.
Advertisement
Sementara itu, usai kehilangan sepeda motornya, korban mendapatkan hadiah sepeda motor baru dari perkumpulan para wartawan di Kota Medan, yang tergabung dalam Warkop Jurnalis.
Dalam unggahan akun Instagram @medanheadlines.news pada Kamis (6/1), perwakilan para jurnalis menyerahkan sepeda motor tersebut kepada korban.
"Rekan Warkop Jurnalis Medan kompak secara bersama-sama memberikan bantuan sepeda motor baru yang dapat digunakan Surtinem untuk bekerja," tulis caption di unggahan itu.
Korban tampak senang dan berterima kasih atas kepedulian rekan-rekan wartawan Kota Medan terhadapnya. Sepeda motor itu langsung digunakan untuk bekerja.