Sesepuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Zarkasih Nur menilai selingkuh politik Ketua Umum DPP PPP Surydharma Ali sebagai pelanggaran berat. Oleh karena itu, persoalan selingkuh politik ini harus diselesaikan sebelum pemilihan presiden 2014."Harus sebelum Pilpres (diselesaikan). Berat sudah (pelanggarannya), selingkuh politik berat sekali. Jangankan mengambil massa dari luar, dari dalam saja sulit," kata Zarkasih kepada merdeka.com, Senin (14/4)Apakah berarti karier Suryadharma di PPP mendekati tamat? "Kelihatannya begitu," ujar Zarkasih.Menyikapi langkah Suryadharma Ali, Zarkasih menegaskan pihaknya menyerahkan kepada DPP untuk menggelar rapat pleno. "Nanti rapat pleno itu akan hadir seluruh dewan pertimbangan majelis. Secara gak langsung, kawan-kawan daerah sudah tidak respek lagi dengan ketua umum," ujarnyaMantan menteri koperasi dan UKM era Presiden Gus Dur itu yakin, peringatan, teguran, sampai pemecatan pasti ada. "Kalau DPP tidak berbuat itu (peringatan, teguran atau pemecatan) berarti tidak mendengar suara bawah. Pasti akan terjadi hal negatif," imbuhnya.
Zarkasih Nur sebut karier Suryadharma di PPP dekati tamat
"Harus sebelum Pilpres (diselesaikan). Berat sudah (pelanggarannya)," kata Zarkasih.
Rekomendasi