Plt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng, heran dengan pernyataan koleganya, Bambang Soesatyo. Rizal mengutip pernyataan Ketua DPR itu yang akan mempolisikan kader muda Golkar gara-gara mempertanyakan gelar MBA yang ia dapatkan dari kampus Institute Management Newport Indonesia (IMNI).
Kritikan tersebut disampaikan oleh Kader Muda Golkar Jakarta Agus Harta. Agus mengkritik pendapat Bamsoet soal wacana kementerian kebahagiaan sampai mempertanyakan kampus tempatnya mendapatkan gelar MBA.
"Masak kader seperti itu mau dilaporkan ke polisi? Saya pasti membela kader Golkar DKI dong. Kalau tidak setuju dengan kritik Agus, Pak Bamsoet jelaskan saja dengan baik," kata Rizal dalam keterangannya, Jumat (5/7).
Rizal membela kritikan yang disampaikan Agus. "Soal ide Kementerian Kebahagiaan, kan memang lucu dan menjadi bahan olokan di medsos. Pak Bamsoet bagusnya pelajari dulu sebuah ide sebelum bicara di publik," kata dia.
Terkait pernyataan Bamsoet akan melaporkan Agus, Rizal menilai tidak pantas. Menurut Rizal, malah kampus Bamsoet adalah universitas bodong.
"Kalau soal gelar MBA Pak Bamsoet, ya dibuktikan saja. Tidak usah pakai lapor polisi. Setahu saya universitas yang disebut oleh Agus Harta memang bodong. Kalau di Texas, Amerika Serikat, dibilang ilegal, ijazahnya tidak boleh dipakai melamar pekerjaan apapun. Di negara bagian lain juga sama kok. Lihat saja sendiri di internet. Di Indonesia sendiri, kan insitut itu sudah dibekukan oleh Menteri Pendidikan sejak tahun 2011. Jadi tidak boleh lagi memberikan gelar apapun di Indonesia," jelas Rizal.
Rizal berkata, poin penting kritik Agus adalah kredibilitas dan kejujuran. Kata dia, jangan sampai Ketua DPR tidak memberikan contoh sebagai pejabat publik.
"Masak soal gelar MBA saja sampai dipalsukan. Kan kita ingin pejabat kita jujur dan kredibel," kata Rizal.
Rizal juga bicara kemungkinan mengevaluasi kinerja Bamsoet sebagai ketua DPR.
"Tapi politik kan cair dan berkembang cepat? Apalagi Munas Golkar akan diadakan pada Desember nanti. Jadi berbagai gerakan bisa saja tak terduga dan langsung menohok Bamsoet. Makanya dia harus ekstra arief dan sedikit menahan diri. Kalau sedikit-sedikit lapor polisi, dia bisa kena batunya sendiri," kata Rizal.