Aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman kerap mendapat penolakan di berbagai daerah jika akan melakukan kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden. Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso menilai persekusi yang dialami Neno tak masuk akal. Apalagi persekusi itu dialami di era reformasi sekarang ini.
"Hanya karena ide beliau yang orisinil memviralkan #2019GantiPresiden. Salah apa Ibu Neno Warisman dan aktivis mendapatkan perlakuan persekusi yang luar biasa yang tidak masuk di akal saya di masa reformasi ini?" kata mantan politikus Golkar ini di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/9).
Priyo menyatakan keheranannya atas pelarangan kegiatan seperti itu di era keterbukaan sekarang ini. "Kalau zaman baheula dulu mungkin bisa terjadi. Tetapi kalau sekarang justru ketika presiden kita berasal dari sipil atas karya reformasi, ini terjadi dan mengagetkan kita semua," jelasnya.
Neno Warisman akan masuk dalam tim kampanye pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi. Prabowo-Sandi didukung salah satunya oleh Partai Berkarya yang merupakan besutan Tommy Soeharto.
"Ibu Neno Warisman setelah kita pertimbangkan dan beliau juga masuk sebagai timses untuk pemenangan Prabowo-Sandi suatu hal yang jangan dihalang-halangi," kata Priyo.