Politikus Golkar Avner Kadriatama Raweyai menghadiri kholaqoh NU (diskusi NU) bersama ratusan warga dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) se-Tanjung Priok, Kamis (28/3). Dalam kegiatan ini, Avner dan ulama NU memberikan pandangan untuk 17 April mendatang dalam pilpres meminta untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak Golput.
"Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap rukun dan menjaga persatuan dalam menghadapi pilpres bulan April mendatang, serta tidak melakukan kegaduhan politik baik itu membuat fitnah atau hoaks dan yang paling penting tidak Golput," ujar Avner kepada wartawan, Jumat (29/3).
Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 3 dari Partai Golkar ini senang bisa turut ambil bagian dari kegiatan yang mengajarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan NKRI, politik yang santun tanpa ada fitnah saling meghina dan dalam bernegara harus menjalankan kampanye damai.
"Di agenda demokrasi ini janganlah saling benci, karena di depan mata kita ini hanya ajang 5 tahun sekali, jadi jangan lah terbawa oleh hasutan-hasutan orang yang tidak bertanggung jawab," katanya lagi.
Avner menekankan, jangan ada perpecahan karena beda pilihan. Beragama dan bernegara itu memang satu tapi jangan disalahartikan.
Di sisi lain, jika nanti ia mendapat mandat dari masyarakat menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, akan konsen pada masalah kebersihan dan UMKM.
"Untuk kebersihan banyak yang mengeluh soal air bersih lalu sampah yang menumpuk. Kedua soal UMKM, jadi masalah-masalah itu yang saya fokuskan untuk dibawa ke DPRD jika saya terpilih, saya dan tim selama 7 bulan belakangan ini sudah masuk ke kampung-kampung untuk menjalankan bersih-bersih," tutupnya.