DPD PDIP Jateng dan DPP PDIP melakukan konsolidasi di Panti Marhaen, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/11). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan dalam acara tersebut Megawati tidak mengumumkan mengenai pasangan calon yang akan diusung dalam Pilgub Jateng maupun Pilkada di tujuh daerah. "Untuk rekomendasi Jateng masih menunggu momentum. Kita masih berdialog," kata Hasto di lokasi, Kamis (9/11). Pengumuman rekomendasi akan dilakukan setelah pembacaan untuk Provinsi Bali dan Riau pada 11 November 2017 di kantor DPP PDIP di Lenteng Agung Jakarta. Hasto mengatakan Jawa Tengah adalah basis utama PDIP sehingga layak disebut sebagai kandang banteng. "Di sini kekuatan mesinnya sangat ideologis, ini yang dipesankan Ibu Mega untuk terus dijaga," ujarnya. Oleh sebab itu, lewat kekuatan ideologis tersebut, seluruh potensi di PDIP siap bergerak pada saat dibutuhkan."Rekomendasi pilkada itu bukan soal orang per orang, tapi lebih pada bagaimana cara mengelola kekuasaan. Sehingga jika ada yang melakukan pelanggaran seperti kena OTT KPK atau korupsi, Ketua Umum dengan tegas mengatakan akan langsung dipecat," tegas Hasto.Dikatakan dia, seluruh bakal calon yang sudah mendaftar melalui PDIP saat ini dipersilakan untuk melakukan sosialisasi.
"Mau ke DPC, sayap partai, atau turun langsung ke masyarakat silakan. Dengar dan serap aspirasinya karena PDIP dan rakyat harus sinergis," paparnya.