Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, membentuk tim khusus pemantau pelanggaran pemilu. Tim khusus ini difokuskan pada praktik politik uang menjelang pemungutan suara.
"Pembentukan tim khusus itu akan memantau kegiatan kontestan pemilu selama masa tenang sampai hari pemungutan suara nanti," kata Kapolres Kotim, AKBP Himawan Bayu Aji di Sampit, Selasa (8/4).
Polres Kotim juga menugaskan polisi wanita (polwan) untuk memantau situasi Pemilu. Pemantauan yang dilakukan polwan ini termasuk kemungkinan adanya pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh kaum perempuan.
Isu adanya politik uang atau sering disebut "serangan fajar", makin santer terdengar menjelang hari pelaksanaan pemilu legislatif 9 April 2014.
Himawan menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas jika ada calon anggota legislatif atau tim sukses yang melakukan politik uang untuk menjaring dukungan.
"Kami akan berkoordinasi dengan Panwaslu untuk kelancaran proses penyidikannya apabila ada penemuan money politic (politik uang). Ini kita lakukan sesuai ketentuan undang-undang," tegas Himawan.