Partai Amanat Nasional (PAN) bakal menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (27/8) lusa. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melaporkan jelang Rakernas partainya kepada Presiden Joko Widodo.
"Saya laporan bagaimanapun saya ketua umum partai, saya juga laporan kepada bapak presiden besok kami akan Rakernas tanggal 27, lusa ya, besok ada hiburan, kalau teman-teman mau nonton K-Pop bagus tuh, besok," kata Zulhas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (25/8).
Zulhas menyebut, dalam Rakernas PAN, para kader di daerah akan mengusulkan calon presiden. Usulan capres akan ditampung, tetapi belum diputuskan.
"Tanggal 27 kami Rakernas disampaikan juga karena daerah-daerah kabupaten ngusulkan juga nama nama calon presiden, itu dalam Rakernas akan ditampung tapi belum diputuskan," tuturnya.
Advertisement
Zulhas menjelaskan, usulan capres itu terbagi dalam tiga klaster. Ada klaster kepala daerah, pimpinan partai politik, serta tokoh menteri.
"Nanti ada yang dari Gubernur provinsinya ada yang ngusulkan Gubernur klasternya Gubernur, ada juga mengusulkan klasternya pimpinan partai politik, KIB misalnya, ada juga dari diusulkan menteri menteri ada juga diusulkan," terangnya.
"Ya sebagai pembantu presiden sebagai ketua umum partai ini saya laporkan juga tadi," sambung Menteri Perdagangan ini.
Meski demikian, kata Zulhas, Presiden Jokowi tidak datang dalam Rakernas PAN. Kemungkinan, Jokowi akan hadir lewat rekaman video.
"Saya minta rekaman, kalau langsung itu kan acaranya masa presiden nanti mendengarkan pidato-pidato yang lain kan enggak pas, jadi saya minta nanti di rekam," tutup Zulhas.