Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Muktamar ke-4 di Nusa Dua, Bali. Muktamar direncanakan akan dihadiri dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Berdasarkan susunan agenda, Presiden akan menyampaikan sambutan pembuka pada malam hari.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Ahmad Iman mengatakan ada tiga ribu hingga enam ribu para muktamirin yang hadir.
"Ibu Rini Soemarno dan Bapak Mahyudin (wakil ketua MPR) konfirmasi hadir," ujar Iman, Selasa (20/8).
Pejabat negara yang juga dikabarkan hadir adalah Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Dalam Negeri, Yasonna Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM, Rini Soemarno sebagai Menteri BUMM, dan sejumlah menteri lainnya. Demikian juga Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin.
Muktamar akan dihelat pukul 19.00 Wita di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali. Digadang-gadang, muktamar kali ini kembali menghasilkan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum. Meski, Muhaimin atau sering disama Cak Imin enggan berkomentar mengenai hal tersebut.
"Soal pemilihan ketum, saya pada posisi nunggu saja pada para peserta muktamar. Semua kami serahkan pada mereka untuk ngambil keputusan. Saya gak bisa banyak berkomentar sebelum saatnya," ujar Imin usai meninjau persiapan tempat acara di Hotel Westin, Senin kemarin.
Sebelum acara pembukaan Muktamar, akan digelar Musyawarah Nasional (Munas) Ulama PKB yang akan berlangsung pada Selasa pukul 14.00 WIB.
Muktamar ke-V akan berlangsung 20-22 Agustus 2019. Muktamar tersebut akan membahas tiga agenda prioritas dan strategis partai untuk lima tahun kedepan.
Pertama, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berkarakter, berkualitas dan berdaya saing.
Kedua, memprioritaskan kepada pengembangan ekonomi kerakyatan dalam rangka memberdayakan kaum "mustadh'afih, kaum yang lemah dan yang terlemahkan.
Ketiga adalah pengembangan dakwah sosial dan kebudayaan dalam rangka mewujudkan kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan yang damai yang beradab.