Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jika Ada Kecocokan, Demokrat Siap Gabung ke Koalisi Jokowi

Jika Ada Kecocokan, Demokrat Siap Gabung ke Koalisi Jokowi Syarief Hasan. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik, mengusulkan koalisi partai Pilpres dibubarkan karena Pemilu 2019 sudah selesai. Pernyataan itu membuat kubu BPN sebagai mitra koalisi menduga Demokrat ingin merapat ke koalisi Jokowi.

Apalagi, belum lama ini Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan pertemuan dengan Jokowi.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan, menegaskan partainya memang tak menutup kemungkinan bekerjasama dengan Jokowi jika kembali terpilih sebagai Presiden 2019-2024. Jika ada kecocokan atau chemistry, katanya, hal itu bisa saja terjadi.

"Kalau kita diajak dan Partai Demokrat merasa cocok, chemistry-nya ada ya kenapa tidak? Ini kan untuk kepentingan rakyat," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6).

Menurut Syarief, Demokrat juga memiliki program-program yang baik untuk masyarakat. Sehingga, lanjutnya, program tersebut akan menjadi lebih baik lagi jika dijalankan oleh kadernya.

"Jadi kami berpikir kalau kami punya program nah untuk menjalankan itu kan harus dijalankan. Lebih bagus dijalankan kader Partai Demokrat," ungkapnya.

Namun semua itu masih perlu dibahas melalui mekanisme internal Demokrat dan setelah ada putusan resmi Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa hasil Pilpres 2019.

"Ya ada kemungkinan ya kan, jadi partai tengah juga mungkin. Tetapi lagi-lagi saya katakan ini tergantung dari bagaimana kita menyikapi dan bagaimana rapat di Paripurna nanti," ucapnya.

Diketahui, saat bertemu Jokowi, AHY mengaku sempat memberikan sejumlah masukan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP