Jelang Pilpers, ketum partai ini bertemu Jokowi dengan cara unik

Meski pilpres masih menunggu tahun depan, namun aroma politik sudah mulai tercium. Beberapa ketua partai mulai bertemu dan mendekati Jokowi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jelang Pilpers, ketum partai ini bertemu Jokowi dengan cara unik
Jokowi dan Airlangga olahraga di Kebun Raya Bogor. ©2018 Merdeka.com/Supriatin

Tak terasa kepemimpinan Presiden Jokowi sebentar lagi akan berakhir. Artinya tidak lama lagi Indonesia akan melaksanakan pemilihan Presiden. Entah terpilih lagi atau tidak, yang pasti Jokowi kembali maju dalam bursa pemilihan presiden 2019.

Meski pilpres masih menunggu tahun depan, namun aroma politik sudah mulai tercium. Beberapa ketua partai mulai bertemu dan mendekati Jokowi. Tapi cara mereka bertemu terkesan tak biasa, di mana ini jarang terjadi sebelumnya. Bagaimana kah pertemuan mereka? Berikut ulasannya.

Pekan lalu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor. Keduanya berolahraga di kawasan Kebun Raya Bogor. Tampak Kepala Negara mengenakan pakaian olahraga berupa kaus warna kuning, celana olahraga warna hitam dan sepatu warna abu abu. Sementara Airlangga tampak mengenakan atasan berwarna putih, celana olahraga berwarna hitam, dan sepatu warna hitam.

Di sela-sela olah raga, keduanya membahas soal calon wakil presiden pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Jokowi mengatakan, dirinya meminta masukan dari Airlangga mengenai kriteria cawapres yang diinginkan Golkar. "Ya masih sebatas kriteria, belum ke orang ya. Di internal kita sendiri juga masih belum rampung," katanya.

Beberapa waktu lalu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau akrab disapa Rommy, menghadiri pernikahan cucu dari Ketua Majelis Syariah PPP, K.H. Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Cirebon, Jawa Barat. Usai menghadiri hajatan, Rommy juga pulang bersama Jokowi ke Jakarta. Jokowi dan Rommy duduk satu bersebelahan di pesawat milik TNI AU dari Cirebon - Halim.

Rommy menjelaskan tidak ada pembicaraan serius pada pertemuan itu. Namun, dalam waktu dekat Rommy mengaku akan bertemu kembali dengan Jokowi untuk bicara hal yang lebih penting. "Kita akan bertemu untuk mengupdate situasi politik nasional, dan yang lain-lain ya, bicara masalah keselamatan bangsa dan negara saja," katanya.

Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh ikut mendampingi Presiden Jokowi saat meninjau proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta beberapa waktu lalu. Ini pun menjadi pemandangan tak biasa di tengah semakin dekatnya hajatan besar politik yaitu pemilihan presiden 2019.

Jokowi sendiri mengaku sengaja mengajak mantan ketua Dewan Penasihat Partai Golkar tersebut. "Karena waktu saya juga mepet sekali. ya sudah. 'Pak Surya Paloh, besok boleh ketemu saja di MRT, bisa enggak?" ucap Jokowi."

Saat Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian kereta api Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin ikut mendampingi. Jokowi mengaku pada pertemuan itu sama sekali tidak membahas konsolidasi politik.

Namun, ketika disinggung apakah sosok Cak Imin cocok jadi pendamping di Pilpres 2019, Jokowi melempar senyuman. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini hanya mengatakan, Cak Imin sosok yang bagus.

Rekomendasi