Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indo Barometer: Pilpres dilakukan sekarang Jokowi menang telak atas Prabowo di Sumut

Indo Barometer: Pilpres dilakukan sekarang Jokowi menang telak atas Prabowo di Sumut Jokowi dan prabowo di istana. ©2016 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Hasil survei dilakukan lembaga survei Indo Barometer di 33 kabupaten atau kota Sumatera Utara terkait calon presiden menunjukkan Joko Widodo (Jokowi) mengungguli Prabowo Subianto. Responden memilih Jokowi sebagai presiden untuk dua periode sebanyak 57,5 persen. Sedangkan yang memilih Prabowo Subianto hanya 15,5 persen.

"Yang memilih capres lainnya kurang dari 2 persen. Sementara yang rahasia atau belum memutuskan atau tidak tahu atau tidak jawab sebesar 21,8 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/3).

Saat dilakukan simulasi head to head Jokowi melawan Prabowo dalam Pilpres, Jokowi juga dinyatakan menang sebesar 59,8 persen dan Prabowo hanya memperoleh suara 18,8 persen. Jokowi juga tetap menang saat disimulasikan melawan Gatot Nurmantyo dalam Pilpres yaitu 64,7 persen dan Gatot mendapat suara hanya 4,5 persen.

Qodari menambahkan, jika melawan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono, Jokowi tetap menang telak dengan perolehan suara di atas 64 persen. Sementara Anies dan AHY hanya memperoleh suara masing-masing 5,2 persen dan 4,9 persen.

Dia mengatakan, tingkat kepuasan masyarakat Sumut terhadap Jokowi sebagai presiden mencapai 72,7 persen. Yang menyatakan tidak puas hanya 14,4 persen. Ada beberapa alasan masyarakat menyatakan puas terhadap pemerintahan Jokowi. Salah satunya ialah pembangunan infrastruktur yang merata (24,6 persen).

"Kinerja nyata atau terbukti sebesar 9,3 persen. Korupsi diberantas sebesar 8,1 persen, pembangunan sampai ke pelosok desa sebesar 7,2 persen dan seterusnya," sebut Qodari.

Sedangkan masyarakat yang mengaku tak puas dengan kinerja Jokowi sebagai Presiden karena beberapa hal yaitu harga sembako mahal (28,7 persen), masih banyak rakyat miskin (11,3 persen), perekonomian merosot (10,4 persen) dan pembangunan tidak terasa oleh rakyat (6,1 persen).

"Sebanyak 66,4 persen masyarakat Sumut menginginkan Jokowi kembali menjadi Presiden RI untuk periode 2019-2024. Yang tidak menginginkan kembali 12,7 persen dan yang tidak tahu atau tidak jawab 20,9 persen," ujarnya.

Survei ini dilaksanakan di 33 kabupaten/kota se-Sumut pada 4-10 Februari 2018. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 800 orang dengan margin of error 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metodologi yang digunakan yaitu multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuisioner.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP