Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Djan Faridz: Kalau ditawari, saya ajukan Romi jadi menteri

Djan Faridz: Kalau ditawari, saya ajukan Romi jadi menteri Djan Faridz jenguk SDA. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Umum PPP versi muktamar Jakarta, Djan Faridz tak mau berpolemik soal isu reshuffle jilid II yang belakangan kembali mencuat. Menurut dia, reshuffle merupakan hak penuh dari Presiden Joko Widodo.

"No comment. Hak Presiden. Presiden yang menentukan mana yang baik dan tidak," kata Djan saat mendampingi pledoi mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) di Gedung Tipikor, Jakarta, Senin (4/1).

Hanya saja, Djan menegaskan tidak akan menolak jika Jokowi menawarkan kursi menteri kepada PPP. Entah menyindir atau tidak, Djan malah mengaku akan memberikan kursi menteri itu kepada Romahurmuziy (Romi).

Diketahui, Djan dan Romi tengah terlibat perseteruan berebut kursi ketua umum PPP. Hingga kini, dualisme kepengurusan di PPP belum berakhir meskipun Mahkamah Agung meminta Menkum HAM cabut SK kepengurusan PPP kubu Romi.

"Kalau PPP ditawarin Menteri, saya pasti terima," jawab dia.

Djan menilai Romi cocok jadi menteri agama nantinya. Apalagi, kata dia, Romi memiliki pengetahuan agama yang bagus.

"Saya pasti ajukan Romi jadi menteri. Karena Romi agamanya bagus dan alumni pesantren. Kalau ditawarin, tapi kalau ditawarin, Romi yang saya ajukan. Tapi kalau enggak ditanya ya saya enggak berani," tutur dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP