Budiman Sudjatmiko: Prabowo Menepuk Air ke Dulang, Terpercik Muka Sendiri

"Saya kira itu perdebatan yang wajar-wajar saja, dan saya pikir stand point Pak Jokowi cukup tegas. Pernyataan beliau tentang tanah itu adalah dua momentum terbaik dalam Pilpres ini setelah persoalan Freeport," lanjutnya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Budiman Sudjatmiko: Prabowo Menepuk Air ke Dulang, Terpercik Muka Sendiri
Budiman Sudjatmiko. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko menjelaskan, pelaporan calon presiden nomor urut 01, Jokowi ke Bawaslu oleh kubu Prabowo tidaklah tepat. Sebab, ucapan Jokowi mengenai lahan tanah milik calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bukanlah menyerang pribadi, karena tanah tersebut milik negara. Begitu juga dengan penerimaan HGU (Hak Guna Usaha) yang juga hak dari negara.

"Kalau ratusan ribu hektare (lahan tanah) dianggap menyerang pribadi, ya betapa besar pribadinya (Prabowo), betapa besar personality-nya, dan kita bertanya kalau ratusan ribu punya pribadi berarti perusahaan bangsa ini sisanya berapa ya. Kalau yang ratusan ribu saja punya pribadi, berarti perusahaan publik sisanya berapa ya," tutur Budiman di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta, Selasa (19/2).

"Saya kira itu perdebatan yang wajar-wajar saja, dan saya pikir stand point Pak Jokowi cukup tegas. Pernyataan beliau tentang tanah itu adalah dua momentum terbaik dalam Pilpres ini setelah persoalan Freeport," lanjutnya.

Ia menyatakan, ketika Prabowo memberikan kritik, justru Jokowi yang telah memberikan diri sebagai solusi dengan adanya sertifikasi tanah dan akses perhutanan sosial. Sedangkan Prabowo dianggapnya adalah bagian dari masalah.

Berita Prabowo Subianto lainnya, bisa dibaca di Liputan6.com

Budiman menegaskan, karenanya janganlah berbicara mengenai masalah ketimpangan sosial dan penguasaan tanah ketika Prabowo sendiri adalah bagian dari masalah dan bukan solusi.

"Saya kira cukup jelas. Menepuk air ke dulang terpercik muka sendiri," tandasnya.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi