Akbar Tandjung Optimis Golkar Masuk Dua Besar di Pemilu 2019

Akbar Tandjung Optimis Golkar Masuk Dua Besar di Pemilu 2019. Akbar pun yakin, meski tak ada kader menjadi Capres atau Cawapres, namun Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin adalah tokoh semua kelompok.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Akbar Tandjung Optimis Golkar Masuk Dua Besar di Pemilu 2019
Akbar Tandjung. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung optimis Golkar bakal berada di posisi kedua dalam Pemilu 2019. Saat Pemilu 2014 lalu, partai berlambang pohon beringin itu mendapatkan 14,75 persen di bawah PDIP yang menjadi pemenang dengan perolehan suara 18,95 persen.

"Ya makanya kita harus bekerja keras," kata Akbar Tandjung, Selasa (8/1).

Akbar pun yakin, meski tak ada kader menjadi Capres atau Cawapres, namun Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin adalah tokoh semua kelompok.

"Meskipun kita mendukung Pak Jokowi, dan pasangannya Pak Ma'ruf bukan kader Golkar, tetapi beliau itu tokoh umat untuk semua. Jadi tidak menjadikan alasan berdampak pada suara Partai Golkar," kata dia menegaskan.

Akbar pun menceritakan mendalami sosok Jokowi lewat istrinya Krisnina Maharani. Krisnina Maharani merupakan orang asli Kota Solo, tempat di mana Presiden Jokowi lahir dan memimpin warga menjadi Wali Kota Solo selama dua periode.

"Nyonya menjawab, jika Pak Jokowi tipologi Jawa biasa yang sangat demokratis, apalagi lahir di lingkungan majemuk dan sukses," katanya menegaskan.

Maka mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut lantas sedikit demi sedikit mendalami sosok pemimpin yang lahir dari daerah itu. Puncaknya yakni saat dia menjadi Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

"InsyaAllah Pak Jokowi akan terpilih kembali, karena kinerjanya yang terlihat, cara membawa pemerintahan dan perubahan bangsa dalam kemajuan baru," ungkapnya.

Rekomendasi