Wakil Presiden Jusuf Kalla mengoreksi persiapan evaluasi pelaksanaan Asian Games 2018. Evaluasi tersebut diakumulasi usai menggelar rapat koordinasi (Rakor) evaluasi pelaksanaan Asian Games Invitation Tournament di Gedung Wisma Serbaguna, Gedung INASGOC, Jakarta.
"Evaluasi soal venue bagaimana kemajuannya dan kita berterima kasih kepada Menteri PU, bahwa semuanya di Senayan hampir 90 persen selesai semua yang besar-besar," katanya, Senin (19/2).
Selain itu, dia mengingatkan, Jakarta sebagai lokasi utama Asian Games untuk segera berbenah. Pasalnya masih ada beberapa venue yang belum siap digunakan untuk bertanding, seperti Velodrom.
"Ada beberapa catatan-catatan kemudian di DKI juga diharapkan juga ada beberapa tanggung jawab DKI soal kuda, velodrom untuk sepeda, dan dari pada beberapa gedung," jelasnya.
Sementara, JK mengungkapkan, persiapan di Palembang sudah berjalan. Beberapa gedung olahraga yang akan dijadikan venue telah selesai dibangun. Melihat kenyataan ini, dia menyakini, Indonesia siap menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
"Dari segi venue kita optimis tidak ada halangan-halangan tidak seperti di Brazil, 2 hari sebelum pembukaan masih kerja, bisa lah kita 2 bulan sebelum even semua sudah selesai," tutupnya.
Diketahui dalam rapat tersebut juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi, Kepala LKPP Agus Prabowo, Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin, Ketua Umum KONI Pusat Tono Surarman,Wajil Kepala Polri Syafruddin, serta Deputi-deputi INASGOC.