Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan seluruh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/8) sore. Dalam pertemuan itu, Jokowi menegaskan testimoni yang menggegerkan publik harus diungkap setuntas-tuntasnya.Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto menyatakan pertemuan tersebut membahas segala hal. Tak terkecuali soal testimoni terpidana mati narkoba Fredi Budiman yang disampaikan oleh Koordinator KontraS Haris Azhar.Sidarto mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo meminta skandal testimoni Fredi Budiman untuk diungkap. Terlebih, pengakuan Fredi yang 'menyiram' petinggi BNN dan TNI itu telah terjadi pada tahun 2012."Itu peristiwa 2012 kan, yang selama ini terpendam, ya sekarang saatnya dibongkar lah. Setuju ndak? Bongkar aja lah," kata Sidarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/8).Sidarto enggan menjelaskan apakah Presiden Jokowi memenuhi permintaan Hariz Azhar yang meminta perlindungan Presiden untuk mengungkap secara rinci terkait pengakuan Fredi Budiman. Namun, Jokowi memastikan tidak akan berkompromi terhadap kejahatan narkoba."Ya beliau tekadnya kan mana ada kompromi beliau dengan soal narkoba, dengan soal begitu enggak ada kompromi lah beliau," katanya.
Wantimpres setuju testimoni Fredi dibongkar sampai tuntas
"Setuju ndak? Bongkar aja lah," ungkap Sidarto.
Rekomendasi