Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Semarang Klaim Sudah Tidak Ada Penumpukan Pasien Covid-19 di RS

Wali Kota Semarang Klaim Sudah Tidak Ada Penumpukan Pasien Covid-19 di RS Hendrar Prihadi. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengklaim tidak ada lagi penumpukan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit. Hal itu setelah dua pekan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sejak 3 sampai 20 Juli 2021.

"Tidak ada penumpunan pasien. Rata-rata ketersediaan tempat tidur di rumah sakit saat ini sekitar 57 persen," kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut di Semarang. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (21/7).

Jumlah tersebut, lanjut dia, jauh berkurang jika di banding dua pekan lalu yang sempat mencapai 94 persen.

"Dari 21 rumah sakit di Kota Semarang, hanya tiga yang masih penuh. RS Permata Medika, Telogorejo dan Panti Wiloso," ujarnya.

Bahkan, menurut dia, tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah pusat isolasi Covid-19 sudah mencapai 24 persen.

Meski demikian, kata dia, tingkat keterisian pasien di ruang unit gawat darurat masih relatif tinggi, yakni mencapai 84 persen.

Menyikapi keputusan pemerintah memperpanjang PPKM, diakui Hendi sebenarnya bukan kabar gembira. Tetapi harus dilakukan untuk menekan jumlah kasua Covid-19.

Meski jumlah kasus Covid-19 di Kota Semarang sudah mulai menurun, kata dia, Ibu Kota Jawa Tengah ini masih masuk dalam kategori PPKM level 4.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP