Ustaz di Tangerang Ditembak, Anak yang Masih 5 Tahun Sempat Lihat Terduga Pelaku

Ahmad menjelaskan, terduga pelaku penembakan itu berjumlah dua orang. Tembakan tersebut, menembus bagian pinggang perut korban hingga melubangi pintu rumah korban.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Ustaz di Tangerang Ditembak, Anak yang Masih 5 Tahun Sempat Lihat Terduga Pelaku
Ilustrasi garis polisi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Armand alias Ustaz Alex korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Jalan Naen Saba, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, sebelumnya menunaikan ibadah Salat Magrib berjemaah bersama anaknya yang berusia 5 tahun di masjid sekitar.

Ahmad Mangku tetangga sekaligus pengurus RW 05 Jalan Naen Saba, Pinang, Kota Tangerang itu mengetahui kalau korban sempat ibadah Salat Maghrib berjamaah dengan membawa anaknya yang berusia 5 tahun.

"Pulang sama anaknya yang usia 5 tahun, anaknya lari duluan ke rumah. Anak tersebut melihat ada orang pakai baju hijau (terduga pelaku) di dekat pintu," ucap Ahmad Minggu (19/9).

Tanpa curiga, sang anak kemudian masuk ke dalam rumah. Bersamaan dengan itu, Ustaz Alex ditembak OTK, yang suaranya terdengar oleh anaknya seperti suara petasan. Seketika, korban Ustaz Alex berteriak mengatakan dirinya ditembak.

"Pas dia (anak) masuk dengar suara petasan, terus korban itu teriak 'Gua ditembak, gua kena tembak. Anak tersebut, lari lagi dan pelaku lari," jelas Ahmad.

Ahmad menjelaskan, terduga pelaku penembakan itu berjumlah dua orang. Tembakan tersebut, menembus bagian pinggang perut korban hingga melubangi pintu rumah korban.

"Ada dua (terduga pelaku), tembakan sekali kayanya tembus sampe pintu. Nah peluru jatuh ke ubin. Saya lihat dia (peluru) seperti kaya kuningan, segede jari kelingking," ucapnya.

Ahmad menegaskan, akibat tembakan dengan bukti proyektil itu, menembus dari sisi kanan perut pinggang korban hingga ke kiri dan melubangi pintu rumah korban sampai proyektil itu jatuh ke lantai.

"Saya lihat pelurunya sudah di ubin (lantai), itu tembus dari sisi kanan kekiri ke pintu terus pintunnya bolong. Jadi ditembaknnya dari samping. Katanya itu peluru untuk berburu, menembak hewan," jelas Ahmad.

Rekomendasi