Ledakan yang terjadi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (5/7) kemarin berdampak pada waktu pernikahan empat pasangan pengantin.Dua pasangan yang semula menikah di KUA mesti dipindahkan ke balai desa se tempat. Sedangkan dua lainnya melangsungkan akad nikah di kediaman mereka mengalami perubahan waktu dari jadwal yang sudah ditentukan.Kepala KUA Sidareja, Tabah Agung mengatakan, akibat ledakan di kantornya mengakibatkan beberapa perubahan jadwal akad nikah sejumlah pasangan. Alasannya karena kantor KUA sementara ditutup aktivitasnya.Dia menceritakan, seharusnya dua pasangan pengantin semestinya menikah di KUA pukul 12.00 WIB kemarin Rabu (5/7). Kemudian mereka dialihkan ke balai desa.Sedang dua pasangan lain mesti mengubah jadwal dari yang semula di kediaman antara pukul 08.00-09.00 WIB molor ke pukul 12.30-13.30 WIB."Tetap dilangsungkan hanya ada perubahan tempat dan waktu saja. Karena ini kan menyangkut hajatan dan lain-lain. Pasangan pengantin kemarin dari Desa Sidareja dan Margasari," kata Tabah saat dihubungi Merdeka.com, Kamis (6/7).Dia mengatakan, pada bulan Juli Agustus banyak permintaan pernikahan. Namun, Tabah tak bisa mengingat persisnya, sebab sampai saat ini blanko-blanko masih di dalam kantornya."Peningkatan permintaan nikah banyak, karena memang pasca lebaran umumnya begitu. Intinya semua tetap akan dilayani hanya bagi yang semula akad nikah bertempat di KUA kami pindah ke balai desa. Atau dengan pihak desa kami sedang diupayakan kantor sementara," jelasnya.Akibat ledakan tersebut, Tabah mengakui sudah dimintai keterangan oleh polisi. Dia mengatakan, keterangan yang diminta terkait aktivitas keseharian petugas KUA."Ya kami sudah ceritakan apa adanya. Kami sendiri melakukan aktivitas secara biasa. kejadian ini sangat mengejutkan kami," imbuhnya.Seperti diketahui, akibat ledakan yang kemudian diketahui berasal dari LPG 3 kg, KUA Sidareja ramai sejumlah kerusakan. Kaca-kaca jendela pecah, beranda kantor alami kerusakan, atap dan beberapa genting alami ambrol. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait ledakan tersebut.
Usai terjadi ledakan, KUA Sidareja ubah jadwal pernikahan 4 pasangan
Akibat ledakan tersebut, Tabah mengakui sudah dimintai keterangan oleh polisi. Dia mengatakan, keterangan yang diminta terkait aktivitas keseharian petugas KUA.
Rekomendasi