Presiden Joko Widodo siang ini akan melantik Komjen Pol Tito Karnavian menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta. Dengan demikian, setelah resmi dilantik, posisi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan mengalami kekosongan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan setelah resmi dilantik menjadi Kapolri, posisi Kepala BNPT harus sesegera mungkin diisi. Prosesnya adalah Kapolri dan Menko Polhukam akan memberikan usulan ke Presiden Joko Widodo siapa yang akan ditunjuk menggantikan Tito Karnavian sebagai Kepala BNPT. "BNPT akan diproses lebih lanjut karena kalau BNPT prosesnya lebih simple. BNPT itu melalui TPA. Saya ini kebetulan Sekretaris TPA. Dengan demikian kalau ada usulan secara resmi dari Kapolri melalui Menko Polhukam, tentunya proses pergantian Kepala BNPT ini segera dilakukan," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/7). Pramono enggan mengungkapkan siapa yang akan didapuk menjadi Kepala BNPT. Hal itu menjadi kewenangan sepenuhnya dari Kapolri baru dan Presiden. "Tentunya nama itu akan dikonsultasikan oleh Kapolri baru dengan Presiden," ujarnya. Tito Karnavian hari ini akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Pelantikan akan digelar pada pukul 14.00 Wib. Sementara, Sertijab Kapolri dari Jenderal Badrodin Haiti ke Tito Karnavian akan dilakukan pada Kamis (14/7) besok.
Usai dilantik, Tito akan dimintai nama calon Kepala BNPT baru
Pemerintah tak mau posisi Kepala BNPT kosong begitu saja.
Rekomendasi