Update Banjir Jayapura, Tujuh Warga Meninggal Dunia dan Tiga Orang Luka

Gustav mengimbau, bila terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan terus-menerus masyarakat diminta agar mengungsi. Terutama untuk masyarakat yang tinggal di lereng tebing agar mengamankan diri atau berpindah.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
Update Banjir Jayapura, Tujuh Warga Meninggal Dunia dan Tiga Orang Luka
Banjir dan Longsor di Jayapura. ©2022 Antara

Sebanyak tujuh warga meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di wilayah Kota Jayapura. Bencana ini bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi dari Rabu (5/1) sore hingga Kamis (6/1) pagi.

“Lokasi longsor pertama terjadi Dok V Atas kelurahan Trikora ada tiga korban jiwa yang tertimbun yakni, John Itlay (23), Gidion Itlay (18) dan Theo Itlay (18). Kemudian TKP kedua yaitu di kompleks Bhayangkara yang memakan korban jiwa sebanyak dua orang yakni Bapak Junaedi (68) dan Ibu Sudarti (67) sedangkan korban luka-luka ada dua orang yang merupakan anggota polri yakni Ainul (22) dan Jordan (22),” kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, Sabtu (8/1).

Lokasi ketiga di APO Kali terdapat satu korban jiwa yaitu Antonieta (39) dan kritis satu orang yakni Martina (15). Sedangkan di lokasi keempat, yakni di belakang Kantor POM AD XVII Cenderawasih terdapat satu orang meninggal dunia karena tertimbun, yakni Asniati (35).

PLN bergerak cepat untuk menormalkan suplai listrik ke pelanggan pascacuaca ekstrem yang terjadi Kamis hingga Jumat kemarin di Kota Jayapura. 225 petugas dikerahkan untuk perbaikan 107 gardu dari total 220 gardu terdampak telah berhasil dipulihkan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid mengatakan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan sistem kelistrikan di Kota Jayapura.

"Saat ini progresnya sudah 48, dimana 113 gardu yang beberapa di antaranya roboh dan terendam masih dalam pemulihan oleh petugas kami di lapangan,” ujarnya, Sabtu (8/1).

Rekomendasi