Tolak pemasangan iklan rokok, ratusan mahasiswa Bali unjuk rasa

"Pada intinya kami melihat di mana-mana ada iklan rokok, baik itu yang bergerak ataupun yang tidak," kata Made Kerta.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tolak pemasangan iklan rokok, ratusan mahasiswa Bali unjuk rasa
Demo anti rokok di Bali. ©2015 Merdeka.com

Maraknya iklan rokok di Bali khususnya wilayah Denpasar, dinilai kalangan anti-rokok sebagai sesuatu yang kebablasan. Lebih dari 300 orang mahasiswa kesehatan se-Denpasar menggelar aksi di depan kantor Wali Kota Denpasar, Minggu (31/5).Demo yang berjalan tertib ini dipusatkan di Bundaran Patung Dewa Ruci. Sambil membentangkan sepanduk dan poster, ratusan mahasiswa ini kompak mengenakan baju bertuliskan 'Gue Keren tanpa iklan rokok'. Aksi demo yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita ini hanya berlangsung 70 menit."Pada intinya kami melihat di mana-mana ada iklan rokok, baik itu yang bergerak ataupun yang tidak. Kami meminta Pemerintah Kota Denpasar menghentikan dan menghapus semua bentuk iklan rokok di Kota Denpasar dan Bali seluruhnya," tegas Ketua Gerakan Anti Iklan Rokok, Made Kerta Dhuana di Denpasar, Bali.Dirinya juga menyayangkan layar informasi yang dipasang oleh pemerintah, ternyata bisa disusupi sebuah produk iklan rokok. Hal ini dinilainya, secara tidak langsung pemerintah mendukung peredaran luas sebuah iklan rokok. "Kami mengimbau pada masyarakat Bali khususnya. Marilah bebaskan badan kita dari asap tembakau demi masa depan anak cucu kita," tutup Kerta.Aksi yang melibatkan seluruh mahasiswa jurusan kesehatan ini, dikawal oleh segelintir anggota Lantas dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar. Mereka membubarkan diri dengan langsung menuju sisi lapangan rumput Puputan, tanpa menimbulkan kemacetan.

Rekomendasi