Todong senpi ke istri, Dokter Helmi ngaku hanya ingin menakut-nakuti
Merdeka.com - Helmi tega habisi nyawa istrinya, Letty Sultri karena tak ingin diceraikan. Letty. yang juga berprofesi sebagai dokter seperti dirinya itu tewas di Klinik Azzahra Medical Center Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, dengan enam luka tembak, Kamis (9/11) kemarin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pelaku telah menyiapkan senjata tersebut. Hal ini didapatkan dari hasil pemeriksaan sementara.
"Dia (Helmi) dengan mempersiapkan dua senjata yang senjata rakitan yang dibawa ke Labfor untuk dicek, dia mendatangi klinik korban (Azzahra)," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/11).
Namun, senjata itu awalnya dimaksudkan untuk menakut-nakuti sang istri agar tidak menceraikannya.
"Bukan membunuh ya. Intinya dia mempersiapkan senjata untuk menakut-nakuti, ternyata berubah pikiran ya (nembak)," ujarnya.
Sebelum terbunuh, Letty sempat diajak berbincang masalah rumah tangganya. Tetapi, Letty enggan menanggapinya hingga akhirnya terjadi peristiwa itu.
"Begitu nggak mau, dia langsung melakukan kejahatan, istrinya lari, masuk ruang administrasi dan ditembak itu. Intinya yang bersangkutan itu, selama berumah tangga dengan korban selama lima tahun ini, dia tak harmonis. Dia selalu cekcok. Kemudian pada bulan Juli itu korban ajukan cerai," pungkasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya