TNI Kirim Prajurit ke Perancis Latihan Pesawat Dassault Rafale

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyampaikan jika latihan terhadap para penerbang itu akan langsung dilakukan di Perancis dan di dalam negeri.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
TNI Kirim Prajurit ke Perancis Latihan Pesawat Dassault Rafale
Dassault Rafale. Dassault Rafale. wikipedia.org©2015

TNI Angkatan Udara (AU) tengah mempersiapkan pelatihan bagi para prajurit yang bakal ditunjuk sebagai awak pesawat jet tempur Dassault Rafale yang dibeli oleh Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyampaikan jika latihan terhadap para penerbang itu akan langsung dilakukan di Perancis dan di dalam negeri.

"Latihannya sendiri kita akan dilaksanakan di Perancis dan di dalam negeri," katanya usai membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU TA 2022, Jumat (4/3).

Adapun berkaitan jumlah penerbang, dia mengatakan, pihaknya masih dalam proses menyiapkan sejumlah pilot untuk mengawaki pesawat tempur pabrikan Perancis tersebut.

"Ini masih kita tindak lanjuti dengan proses yang lain, karena kita menyiapkan beberapa penerbang tetapi kita belum tentukan jumlahnya," ujarnya.

"Tetapi secara kriteria kita sudah siapkan dan yang eligible untuk bisa berangkat," lanjut Fadjar.

Penempatan pesawat tempur Dassault Rafale, dia menjelaskan, akan ditempatkan di Skuadron TNI AU yang sudah ada. Hal itu dipilih karena penempatan pesawat tempur harus ada sejumlah persyaratan yang dipenuhi.

"Lalu juga masalah penempatan, tentunya kita tidak akan jauh-jauh dari yang sudah ada dari sekarang. Karena menempatkan satuan udara cukup Kompleks, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Kecuali ke depan kita mendapat perintah untuk menggelar dimana kita akan siap," terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan membeli 42 pesawat tempur buatan Prancis, Dassault Rafale generasi 4,5. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai menerima kunjungan kehormatan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis Florence Parly di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (10/2).

"Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk 6 pesawat," kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus ini mengungkapkan akan disusul dalam waktu dekat dengan kontrak untuk 36 pesawat lagi dengan dukungan latihan persenjataan dan simulator-simulator yang dibutuhkan.

"Dassault bekerja sama dengan PT DI untuk 'maintenance', 'repair', dan 'overhaul' pesawat-pesawat Prancis di Indonesia. Seperti Rafale, Helikopter Caracal, dan lainnya," ujar Prabowo.

Rekomendasi