Bermaksud mencuci kaki di jembatan sepulang sekolah, seorang bocah laki-laki bernama Anis (9) tewas tenggelam di Sungai Ogan atau anak Sungai Musi Palembang. Jenazah korban masih dilakukan visum untuk penyelidikan.Peristiwa itu bermula saat korban yang merupakan siswa Madrasah Ibtidaiyah Almadiyah itu baru saja pulang sekolah bersama teman-temannya, Kamis (23/2) siang. Begitu melintas di jembatan di seputaran Stasiun Kertapati, Palembang, korban mampir untuk cuci kaki.Nahas, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai. Teman-temannya berteriak meminta tolong ke warga namun korban terlanjur tenggelam.Satu setengah jam kemudian, korban yang beralamat di Jalan Gotong Royong, Kertapati, Palembang, itu akhirnya ditemukan. Namun nyawanya tak tertolong lagi alias telah meninggal dunia. Dibantu warga, polisi membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Bari Palembang.Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara mengungkapkan, dari keterangan saksi, korban terpeleset saat mencuci kaki di jembatan. Korban tenggelam dan tewas ketika dievakuasi."Benar, ada laporan anak madrasah yang terpeleset tadi siang, korban telah meninggal di lokasi kejadian," ungkap Andi, Kamis (23/2).Untuk keperluan penyelidikan, kata Andi, jenazah korban dilakukan visum. Beberapa rekan korban dan warga setempat dimintai keterangan sebagai bahan penyelidikan."Masih kita selidiki penyebab pastinya, kita visum dulu," pungkasnya.
Terpeleset sepulang sekolah, bocah di Palembang tewas tenggelam
Terpeleset sepulang sekolah, bocah di Palembang tewas tenggelam. Keterangan saksi, korban terpeleset saat mencuci kaki di jembatan. Teman-temannya berteriak meminta tolong ke warga namun korban terlanjur tenggelam.
Rekomendasi