Kepolisian Resor Manokwari, Papua Barat membekuk politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) karena diduga menerima mahar dari Calon Bupati Kabupaten Manokwari. Mahar tersebut diberikan saat calon bupati tersebut mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada 2015."JP yang menjabat Sekretaris PKPI Provinsi Papua Barat itu akhirnya ditahan penyidik Polres Manokwari setelah menjalani pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Tommy H Pontororing di Manokwari, Kamis (14/8), seperti dilansir Antara.Dia menjelaskan, JP menerbitkan SK dukungan kepada salah seorang calon Bupati Manokwari Selatan bernama Daud Mandacan dan meminta mahar Rp 100 juta. Namun setelah uang tersebut diserahkan, ternyata SK yang sama sudah dipakai calon lainnya untuk mendaftarkan diri ke KPUD setempat.Merasa dirugikan akibat gagal jadi peserta Pilkada, akhirnya korban melaporkan permintaan uang mahar tersebut melalui Polres Manokwari. Tanpa menunggu lama, polisi menyelidiki kasus tersebut sekaligus menahan pelaku untuk diperiksa lebih lanjut."Kepolisian menahan pelaku dengan alasan penipuan. Meskipun ancaman penipuan di bawah lima tahun namun yang bersangkutan masuk dalam Pasal pengecualian yang bisa di tahan, selain itu penilaian subjektif berupa percepatan pemeriksaan sehingga kasus tersebut tidak terlalu lama diselesaikan," ujarnya.
Terima uang mahar politik, politikus PKPI di Papua dibekuk polisi
Mahar tersebut diberikan saat calon bupati tersebut mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada 2015.
Advertisement
Rekomendasi