Tak kooperatif jadi alasan Polda Metro tahan Firza Husein

Penyidik Polda Metro Jaya mempunyai alasan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka makar, Firza Husein. Kini Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) tersebut masih berada di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Tak kooperatif jadi alasan Polda Metro tahan Firza Husein
Firza Husein. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Penyidik Polda Metro Jaya mempunyai alasan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka makar, Firza Husein. Kini Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) tersebut masih berada di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penahanan terhadap Firza dilakukan lantaran tersangka kasus dugaan makar tersebut kurang kooperatif."Cari bukti tambahan itu sulit, kemarin keluarganya (adiknya) bilang ke Poso, anggota sudah ke Poso, ternyata dia di Jakarta, enggak kooperatif, dipanggil enggak datang dan susah dihubungi," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/2).Seperti diketahui, Firza sempat ditangkap pada tanggal 2 Desember 2016 lalu bersama para tokoh nasional lainnya, sebelum aksi 212.Argo menambahkan, selama proses penyelidikan terkait kasus makar, Firza kerap sulit dihubungi, sehingga untuk memudahkan mencari bukti tersebut pihaknya menahan Firza."Kalau mau butuh keterangan, langsung aja telepon. Ditelepon malah enggak bisa," kata Argo.Lebih lanjut Argo mengungkapkan, bahwa Firza ditahan di Markob Brimob bertindak sesuai prosedur yang berlaku. "Ya memang di sana. Kan SOP (Standar Operasional Prosedur) begitu," pungkasnya.

Halaman
Rekomendasi