Indikator Politik Indonesia mencatat masih ada masyarakat yang tidak setuju dengan rencana pemerintah yang memberikan vaksin ke-2 atau booster kepada masyarakat. Tercatat terdapat 54,8% masyarakat yang tidak setuju dan 41,7% yang setuju dengan adanya vaksin booster.
"Vaksin ke-3, 54,8% tidak setuju dan 41,7% setuju. bahkan masyarakat lebih banyak yang tidak setuju, dibandingkan setuju," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam saluran YouTube Indikator Politik, Minggu (9/1).
Tidak hanya itu, terdapat 63,2% masyarakat yang tidak setuju dengan adanya vaksin untuk anak-anak. Sementara terdapat 34,2% setuju dengan program yang sedang digencarkan pemerintah tersebut.
"Vaksin anak, banyak yang tidak setuju 63,2%, setuju 34,2%" bebernya.