Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stafsus Presiden Jokowi minta Polda Metro bebaskan 15 penyerang kantor Kemendagri

Stafsus Presiden Jokowi minta Polda Metro bebaskan 15 penyerang kantor Kemendagri Staf khusus Presiden Lennis Kogoya. ©2017 merdeka.com/titin supriatin

Merdeka.com - Staf Khusus Presiden, Lennis Kogoya meminta Polda Metro Jaya membebaskan 15 orang Papua yang diduga sebagai pelaku penyerangan kantor Kemengadri. Menurut dia, pembebasan 15 orang tersebut bisa meredam amarah warga Papua.

"Yang ditahan 15 orang ini pulangkan saja, keluarkan saja, jangan diproses dulu," ungkap Lennis di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran 3, Jakarta, Jumat (13/10).

Jika 15 terduga pelaku tidak dibebaskan, maka berpotensi terjadi kerusuhan besar di Papua, pihak keluarga terduga akan melakukan pemberontakan.

"Ini takutnya bikin massa seperti begitu (rusuh), nanti keluarga bikin ribut lagi," ujar pria asal Papua ini.

Mengenai korban luka dan sejumlah barang mengalami kerusakan akibat penyerangan, Lennis meminta agar Kemendagri memaklumi saja. Dengan demikian, proses penegakan hukum terhadap 15 terduga pelaku tidak dilakukan.

"Mungkin ada korban ya, tapi itulah risiko kita. Maka lebih baik masyarakat itu dipulangkan saja," pintanya.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok orang yang mengatasnamakan pendukung calon bupati Tolikara, Papua, John Tabo dan Barnabas Weya menyerang kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (11/10). Akibatnya tujuh petugas pengamanan dan pegawai terluka ringan. Kepala dan tangan tiga orang lainnya harus dijahit karena robek.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP