Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo sempat mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia mengungkapkan terdapat deretan nama besar dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.Bahkan, Agus menilai jika nama-nama tersebut diungkap, akan ada guncangan politik di dalam negeri."Mudah-mudahan tidak ada goncangan politik yang besar ya, karena namanya yang akan disebutkan memang banyak sekali," ujar Agus beberapa waktu lalu.Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua KPK Laode Syarif masih mengunci rapat-rapat terkait nama besar tersebut. Ia meminta awak media bersabar dan menunggu persidangan kasus itu di Pengadilan Tipikor, Kamis (9/30 esok."Tunggu saja hari Kamis," singkatnya, Rabu (8/3).Sementara itu, Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, dua terdakwa korupsi proyek e-KTP mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman, dan Sugiharto sudah mengajukan diri menjadi justice collaborator. Selain itu, mereka pula sudah mengembalikan uang kepada penyidik. "Jadi mereka termasuk dari 14 orang sudah mengembalikan uang dalam perkara ini," katanya, Rabu (8/3). Kata Febri, dalam pengajuan dirinya sebagai justice collaborator tentu akan menjadi salah satu faktor yang meringankan terdakwa di persidangan. Namun, lanjutnya, pihaknya belum memutuskan menolak atau menerima pengajuan tersebut, karena akan melihat konsistensi keduanya di persidangan.
"Kami akan lihat lebih jauh konsistensi para terdakwa ini dan saksi-saksi lain," tutupnya.