SMRC: 56,2% Masyarakat Percaya Jokowi Mampu Bawa Indonesia Keluar dari Krisis

Sementara, masyarakat yang sangat percaya sebanyak 10,8 persen, kurang percaya 24,3 persen, tidak percaya sama sekali 3,9 persen. Sisanya 4,9 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Muhammad Genantan Saputra
SMRC: 56,2% Masyarakat Percaya Jokowi Mampu Bawa Indonesia Keluar dari Krisis
Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Bali. ©Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan publik cukup percaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi. Ada 56,2 persen masyarakat cukup percaya mengenai hal tersebut.

Pertanyaan yang diajukan adalah 'seberapa percaya kepada kemampuan Presiden Jokowi dalam membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, apakah sangat percaya, cukup percaya, kurang percaya, atau tidak sama sekali'.

"Warga masih sangat/cukup percaya Presiden Jokowi mampu membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi akibat wabah Covid-19," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam surveinya, Selasa (19/10).

Sementara, masyarakat yang sangat percaya sebanyak 10,8 persen, kurang percaya 24,3 persen, tidak percaya sama sekali 3,9 persen. Sisanya 4,9 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Selain itu, ada 43,9 persen masyarakat cukup puas terhadap kerja pemerintah pusat menangani pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Sementara, kurang puas 37,0 persen.

"Sangat puas 6,8 persen, tidak puas sama sekali 7,1 persen dan tidak jawab 5,1 persen," ungkap Sirojudin.

Survei dilakukan pada 15-21 September 2021. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia
17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 981 atau 80%. Sebanyak 981 responden ini yang dianalisis.

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,19% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Rekomendasi