Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sidang Perdana Tewasnya Junior ATKP Makassar, Terdakwa Cium Tangan Dosen

Sidang Perdana Tewasnya Junior ATKP Makassar, Terdakwa Cium Tangan Dosen Eks taruna ATKP Makassar jalani sidang di Pengadilan Negeri. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Siswa Senior Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Muhammad Rusdi (21) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (24/6), atas kasus tewasnya juniornya Aldama Putra Pongkala (19). Dia didakwa pasal berlapis.

Sebelum sidang dimulai, Rusdi sempat menyalami dan mencium tangan seorang perempuan. Ternyata perempuan itu adalah Nining Idyaningsih, Wadir III bidang Ketarunaan ATKP Makassar. Dia ikut berjalan di antara awak media saat terdakwa Muhammad Rusdi digiring masuk ke ruang sidang Bagir Manan. Sebelum memasuki pintu ruangan, Muhammad Rusdi langsung meraih tangan Nining dan menciumnya. Selanjutnya dia masuk ke ruang sidang dan duduk di kursi pesakitan.

"Sedih juga dengan kejadian ini. Tidak menyangka sampai harus begini," tutur Nining.

Kedatangannya ke pengadilan sebagai perwakilan ATKP Makassar. Rencananya, jika tidak ada kendala, dia akan kembali hadir di sidang berikutnya pada 1 Juli dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

atkp makassar jalani sidang di pengadilan negeri

"Ya datang ke sini arahan pimpinan untuk memberikan dukungan moril ke terdakwa (Muhammad Rusdi)," tutur Nining.

Disinggung soal status terdakwa di ATKP Makassar, pihaknya masih menunggu keputusan sidang dewan kehormatan. SK pemecatan akan dikeluarkan setelah keluarnya vonis di PN Makassar.

Ditanya soal pengawasan taruna pasca kejadian itu agar tidak terulang, Nining mengatakan, pihak ATKP Makassar telah menambah personel pengawasan dan memperketat penjagaan.

"Jika sebelumnya pengawasan 1 x 24 jam oleh 6 orang dari 3 personel TNI AURI dan 3 orang ASN dari ATKP Makassar, saat ini menjadi 1 x 12 jam dengan demikian dalam sehari ada dua sift masing oleh 6 orang pengawas," kata Nining.

Pola pendidikan juga terpantau. Diterapkan pembauran agar tidak ada lagi sekat antara senior dan junior. Misalnya ke kantin bisa bersama senior-junior. Upaya lain yang dilakukan untuk mengakrabkan lintas angkatan taruna di ATKP antara lain menggelar kegiatan tudang sipuling, malam keakraban dengan nonton bersama di mini teater kampus.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP