Serahkan Sertifikasi Halal, Kemenag Minta Masyarakat Tak Ragu Kesucian Vaksin Sinovac

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi mengatakan, dengan sertifikasi halal ini masyarakat tidak perlu lagi ragu atas kehalalan dan kesucian vaksin Sinovac.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Serahkan Sertifikasi Halal, Kemenag Minta Masyarakat Tak Ragu Kesucian Vaksin Sinovac
Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2021 REUTERS/Dado Ruvic/File Photo

Kementerian Agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyerahkan sertifikat halal vaksin Sinovac untuk Covid-19 kepada PT Bio Farma. Proses penyerahan diberikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi kepada Dirut Bio Farma Honesti Basyir di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (13/1).

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi mengatakan, dengan sertifikasi halal ini masyarakat tidak perlu lagi ragu atas kehalalan dan kesucian vaksin Sinovac.

"Karena telah melalui tahapan sertifikasi halal dan didukung proses uji klinis dilakukan BPOM kita tak perlu ragu bahkan vaksin Sinovac ini halal, suci sekaligus thoyib, atau aman digunakan," katanya.

Dia menjelaskan, proses sertifikasi sudah melalui UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Serta telah melalui tujuh proses sertifikasi. Mulai dari permohonan, pemeriksaan, penetapan, pengujian, pengecekan, fatwa MUI dan penerbitan.

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) yang ditunjuk sebagai lembaga pemeriksa halal telah melakukan audit ke China untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian produk. Hasilnya, MUI memberikan fatwa halal kepada vaksin Sinovac.

"Melalui fatwa MUI tersebut jelas bahwa vaksin Sinovac ini halal dan suci tidak tercemar oleh hal-hal yang dilarang syariat agama. Artinya vaksin boleh digunakan oleh seluruh umat Islam dan juga umat agama lainnya," jelas Zainut.

Dia mengajak masyarakat supaya tidak perlu takut untuk mengikuti program vaksinasi dari pemerintah. Ia pun mengaku siap untuk divaksin.

"Saya mengajak kepada seluruh rakyat indonesia umat beragama untuk dengan penuh kesadaran dan tanpa keraguan mengikuti vaksinasi yang segera dilakukan pemerintah dengan tujuan untuk saling melindungi satu sama lainnya," tutupnya.

Rekomendasi