Sepekan karhutla di Kaltim, polisi janji tindak tegas pembakar lahan
Merdeka.com - Provinsi Kalimantan Timur dilanda kebakaran hutan dan lahan dalam sepekan terakhir. Namun sampai hari ini belum ada warga terduga pembakar lahan yang diamankan kepolisian.
Sama seperti sebelumnya, kepolisian berjanji akan menindaktegas pelaku pembakaran.
"Dari awal, kalau ada unsur kesengajaan, lakukan proses penyidikan, dengan bukti-bukti yang ada. Tapi saya belum ada dapat laporan" kata Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Priyo Widyanto, kepada merdeka.com, ditemui di Samarinda, Senin (17/9).
Menurut Priyo, memang di wilayahnya terpantau titik panas. Namun, katanya, belum tentu titik panas yang terdeteksi merupakan lahan dan hutan yang terbakar.
"Belum tentu Karhutla. Seperti (hotspot) di Berau, Kutai Timur, Penajam Paser Utara. Tapi kan semua bisa tertangani," ujar Priyo.
Sementara, Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, mengakui titik panas yang terdeteksi cukup banyak. "Karhutla sendiri, tidak terlalu banyak, tidak terlalu luas," kata Subiyanto, dalam kesempatan yang sama.
"Perintah saya ke Dandim dan babinsa, patroli sama-sama dengan Babinkamtimbas. Makanya, yang melakukan penindakan kan duluan mereka. Tapi memang, sekarang masih terkendala sarana pemadaman, masih tradisional," ujar Subiyanto.
Subiyanto juga mengakui sampai sekarang ini belum ada pembakar hutan yang tertangkap. "Sampai sekarang ini, belum pernah pelaku tertangkap. Kita hanya mengimbau saja (jangan membakar lahan)," sebut Subiyanto.
Diketahui, dalam sepekan, terjadi Karhutla antara lain di Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Samarinda, bahkan hingga Bontang. Siang ini tadi misalnya, lahan kering terbakar, di kawasan Bontang Lestari, Bontang. "Sudah dipadamkan," kata Kepala BPBD Bontang, Ahmad Yani.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya