Jajaran penyidik reserse narkoba Polda Metro Jaya telah memeriksa Richard Muljadi, yang tertangkap tangan usai memakai kokain di sebuah restoran mewah di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Namun, keterangannya selalu berubah-ubah.
"Dia masih berubah-ubah, dia udah kasih keterangan tapi ditanya lagi dia bilang bukan ini, jadi belum kita bisa jadikan patokan untuk melangkah lebih lanjut penyidikannya," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan di Polda Metro Jaya, Kamis (23/8).
Dalam penangkapan itu, Suwondo telah memerintahkan anak buahnya untuk menggeledah kediaman Richard untuk mencari bukti tambahan. Termasuk memeriksa sejumlah saksi.
"Udah kita lakukan (penggeledahan). Di rumah yang bersangkutan, rumah R, ada 2 rumah dia kita geledah, terus CCTV restoran wong kita ambil. Kita kerjakan dari Rabu dini hari sampai tadi pagi," ujarnya.
"Saksi-saksi kita periksa. (temuan penggeledahan) belum ada," sambung dia.
Sebelumnya, Richard diringkus polisi usai menggunakan kokain di toilet sebuah restoran mewah di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, dini hari tadi. Dari penangkapan itu, polisi pun menyita Iphone X warna hitam dan satu lembar uang pecahan 5 dolar Australia. Kedua bukti itu disita karena dianggap menjadi alas kokain yang dikonsumsi Richard.
Dari keterangan sementara, serbuk kokain itu didapat Richard dari seorang pelaku berinisial ML yang kini masih buron. Narkoba itu diduga diberikan sebagai hadiah karena Richard tak lama lagi mau melangsungkan pernikahan. Kado kokain itu dikirim oleh ML kepada Richard melalui orang lain.