Sebelum Dianiaya, Taruna PIP Diundang Senior untuk Pembinaan dan Syukuran

Zidan Muhamad Faza (20), seorang taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang tewas usai dianiaya para seniornya. Sebelumnya, dia dengan sejumlah rekannya diundang untuk dilakukan pembinaan dan acara syukuran.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sebelum Dianiaya, Taruna PIP Diundang Senior untuk Pembinaan dan Syukuran
5 Taruna PIP Penganiaya Junior Hingga Tewas. ©2021 Merdeka.com/Antara

Zidan Muhamad Faza (20), seorang taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang tewas usai dianiaya para seniornya. Sebelumnya, dia dengan sejumlah rekannya diundang untuk dilakukan pembinaan dan acara syukuran.

"Ada lima junior diundang ke mess para senior. Mereka diundang untuk pembinaan dan syukuran dalam rangka perpisahan karena akan diwisuda. Sampai di lokasi, bukan makan-makan justru mendapat kepalan tangan," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat gelar perkara, Jumat (10/9).

Dia menjelaskan, kejadian bermula ketika para mahasiswa angkatan akhir berjumlah delapan orang sengaja memanggil para juniornya di mess Indo Raya, Jalan Genuk Krajan, Senin (6/9) pukul 23.00 WIB. Mereka diminta baris dengan formasi U dan dipukul bergantian.

"Jadi para pelaku mengumpulkan juniornya 15 orang bagian pembinaan itu dilakukan dengan pemukulan ke junior, itu tradisi senior ke junior mereka," ungkapnya.

Apes, pembinaan yang dilakukan dengan kekerasan itu berujung tewasnya salah satu junior mereka. Korban meninggal yaitu Zidan, angkatan 55.

Sedangkan para pelaku yaitu Aris Riyanto (25), Andre Arsprilla Arief (25), Albert Jonathan Ompu Sungu (23), Caesar R Bintang Samudra Tampubolon (22) dan Budi Darmawan (22).

"Mereka semua ini yang di depan saya ikut mukul korban," pungkasnya.

Rekomendasi