Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, 4.100 kamar hotel bintang 2 dan 3 di Jakarta sudah disiapkan untuk isolasi pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala. Hal itu disampaikan Wiku dalam keterangan persnya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (01/10).
"Jadi sampai dengan sekarang sudah ada total 4.100 kamar tersedia di DKI Jakarta. Dari hotel berbintang 2 dan 3," katanya.
Dia mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dan rumah sakit lain di seluruh Indonesia. Selain itu, perawatan pasien di hotel bisa mengurangi risiko penularan terhadap keluarga dan lingkungan sekitar jika dibandingkan dengan model isolasi mandiri di rumah.
Selain itu, Wiku menambahkan, bukan hanya DKI Jakarta saja yang akan menyiapkan tempat isolasi bagi pasien gejala ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG), provinsi-provinsi prioritas lainnya juga sudah menyiapkan ribuan tempat tidur untuk pasien tanpa gejala.
"Begitu juga dengan provinsi-provinsi prioritas lainnya, ada ribuan tempat tidur untuk pasien OTG," terangnya.
Provinsi-provinsi prioritas itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, Bali dan Banten.
Sebelumnya, pada 17 September lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kemenkes dan industri perhotelan tanah air untuk menyiapkan akomodasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan berikut tenaga kesehatan pendampingnya. Isolasi akan dilakukan selama 14 hari per orang.
Kemenparekraf menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk menyiapkan akomodasi setara hotel bintang tiga. Termasuk fasilitas makan minum dan laundry bagi pasien Covid-19 selama 14 hari.
Ingat #PesanIbu
Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak
Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona