Saat evakuasi Mirna, terekam Jessica garuk paha & kedua tangan

Sebelumnya ahli toksikologi menyebut racun sianida bila mengenai kulit bisa menimbulkan gatal atau panas.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Saat evakuasi Mirna, terekam Jessica garuk paha & kedua tangan
Sidang Jessica. ©2016 Merdeka.com/Muchlisa Choiriah

Ahli digital forensik Puslabfor Polri, AKBP Muhammad Nuh Al Azhar, masih memberikan kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia masih menjelaskan detil rekaman CCTV Olivier Cafe tanggal 6 Januari 2012, saat Wayan Mirna Salihin meregang nyawa.Mirna meninggal setelah beberapa menit menyeruput es kopi vietnam yang dipesankan Jessica. Hasil forensik menemukan ada sianida di lambung Mirna yang diduga dimasukkan ke dalam kopi.Nuh sempat menjelaskan detil rekaman CCTV yang mengarah dari belakang meja 54. Meja itu juga dipilih Jessica yang lebih dulu datang dari Mirna dan Hani.Dalam rekaman menit 17.23, Nuh memaparkan detail gambar yang terekam. Di rekaman itu, terlihat Jessica sibuk menggaruk paha kanan saat pegawai kafe sibuk memberikan pertolongan pada Mirna yang sudah dalam keadaan kejang."Posisi terdakwa menggaruk paha sebelah kanan," jelas Nuh, Rabu (10/8).Jaksa sempat meminta analisa Nuh, menjelaskan kenapa Jessica menggaruk pahanya."Ya kalau tidak gatal kenapa menggaruk, kecuali terdapat punya penyakit di sana," jelasnya.Tak hanya sekali itu saja Jessica menggaruk. Pada menit 17.23 WIB, Jessica juga kembali kedua tangannya, tepat saat pegawai kafe sibuk mengevakuasi Mirna.Dalam rekaman itu, Jessica mulanya menggaruk sambil memegang tas. "Jessica berdiri dari tempat duduknya pegang tas coklat, kemudian ada tangan menyatu itu karena ada tas. Tapi kalau tidak atas, tangan tetap menyatu tidak diam, kedua telapak tangan menggaruk dan sela jari. Ketika tas diletakkan ternyata kegiatan itu tidak berhenti," jelas Nuh.Namun dia tak bisa menjelaskan apakah kegiatan menggaruk Jessica saat itu berhubungan dengan kegiatan kedua tangan memasukkan ke dalam tas seperti mengambil sesuatu. Sesuatu yang dimaksud kemungkinan adanya racun sianida."Biar toksikologi yang menjelaksan," tegas Nuh.

Rekomendasi