Rumah mewah disatroni perampok, warga bilang pemiliknya koruptor BNI

Rumah itu milik Muhammad Zahari. Warga mengenal pemilik rumah yang terjerat kasus korupsi kredit fiktif BNI.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Rumah mewah disatroni perampok, warga bilang pemiliknya koruptor BNI
rumah mewah di Pekanbaru dirampok. ©2018 Merdeka.com

Rumah mewah yang terletak di Jalan Rawamangun, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Riau, disatroni komplotan perampok, Kamis (12/7). Pelaku diduga lebih dari satu orang. Rumah itu milik Muhammad Zahari. Warga mengenal pemilik rumah yang terjerat kasus korupsi kredit fiktif BNI.

Para pelaku sempat menyekap pembantu rumah tangga hingga berhasil kabur sambil membawa brankas serta barang berharga. Polisi belum menyimpulkan kerugian pemilik rumah.

"Pemiliknya tidak ada di rumah. Dia dipenjara karena kasus korupsi BNI. Yang tinggal di situ pembantu dan anak pembantu," ujar Ahmadi (25), salah seorang warga setempat.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Setiap ruangan dan sudut di rumah bertingkat dua itu, tak luput dari penyisiran tim gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau ini.

"Pelakunya diduga dua orang, kami mendapat informasi ada satu orang masih di dalam. Tetapi setelah kita lakukan penyisiran bersama tim Polda, sudah tidak ada," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto di lokasi.

Pelaku yang diduga menggunakan senjata tajam jenis parang saat beraksi. Polisi membagi petugas menjadi dua tim untuk melakukan penyelidikan. Termasuk memeriksa pembantu rumah tangga dan anaknya yang disekap pelaku.

"Tim sedang bekerja, langkah pertama olah TKP secara cermat, pengambilan sidik jari, kemudian menelusuri barang-barang yang hilang," kata Susanto.

Petugas juga memeriksa rekaman CCTV di rumah maupun di sekitar lokasi. Polisi mendapat informasi peristiwa perampokan itu sekitar pukul 09.00 WIB.

"Awalnya kita mendapat informasi adanya kasus perampokan di salah satu rumah warga di Bukit Raya. Kemudian petugas ke lokasi untuk menyelidiki," katanya.

Setelah tiba, polisi langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi kedua korban. Menurut keterangan pembantu rumah tangga, pelaku masuk melalui pintu depan rumah.

"Ada dua pelaku yang masuk ke rumah. Mereka datang dengan sepeda motor. Salah satu pelaku menggunakan parang mengancam pembantu, diikat kemudian mengambil sejumlah barang berharga," imbuhnya.

Kedua korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka fisik, namun mereka mengalami trauma.

"Korban sedikit trauma, saat ini kita menenangkan terlebih dahulu memberikan ketenangan. Sehingga bisa memberikan keterangan," ucapnya.

Rekomendasi