Risma minta warga tetap di Surabaya tak ikut demo 2 Desember

Risma minta warga tetap di Surabaya tak ikut demo 2 Desember. Dia juga menepis kabar yang menyebut ada surat larangan terhadap perusahaan transportasi agar tidak menyediakan kendaraan bagi peserta aksi unjuk rasa 2 Desember dari Surabaya.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Risma minta warga tetap di Surabaya tak ikut demo 2 Desember
Demo 4 November. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyarankan warga yang berdomisili di Surabaya agar tak ke Jakarta untuk mengikuti demo 2 Desember 2016. Risma mengaku sudah melakukan berbagai pendekatan kepada masyarakat agar tetap berada di Surabaya pada Jumat pekan ini."Kita sudah lakukan pendekatan dari kecamatan gandeng sama muspida kecamatan, ada koramil, polsek, sudah mendekati warga- warga," ungkap Risma di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11).Meski sudah melakukan pendekatan kepada warga, Risma tak bisa menjamin semua warganya akan menuruti imbauannya. "Aku enggak bisa memastikan tapi kita sudah lakukan itu (pendekatan)," katanya.Meski demikian, dia menepis kabar yang menyebut ada surat larangan terhadap perusahaan transportasi agar tidak menyediakan kendaraan bagi peserta aksi unjuk rasa 2 Desember dari Surabaya.

"Enggak ada, enggak ada katanya surat dikirim ke aku, enggak nerima suratnya. Yang kemarin diisukan enggak ada, aku udah bantah enggak ada surat masuk itu," kata Risma."Aku sudah buktikan kan kami pakai elektronik jadi mudah sekali dibuktikannya enggak ada. Sudah saya lihat dari tanggal 21-25 (November) enggak ada surat masuk itu," sambung dia.Dituturkannya, warga Surabaya sudah menggelar do'a bersama dalam rangka memohon agar kasus penistaan Agama Islam yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses hingga ke meja hijau. Do'a bersama kata dia digelar pada Minggu (27/11)."Kemarin sudah berdoa hari Minggu dan saya kira sudah cukuplah," tandas Risma.

Rekomendasi