Restoran Olivier Grand Indonesia bungkam pelanggan tewas usai ngopi

Restoran ini juga tidak dipasang garis polisi atau police line.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Restoran Olivier Grand Indonesia bungkam pelanggan tewas usai ngopi
Restauran Olivia West Mall Grand Indonesia. ©2016 Merdeka.com/Faiq Hidayat

Pengelola Restoran Olivier West Mall Grand Indonesia bungkam saat ditanya Wayan Mirna Salimin yang meninggal dunia usai minum es kopi Vietnamens pada Rabu (6/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Salah satu pegawai Restoran Olivier West Grand Indonesia Fadil juga enggan memberitahukan peristiwa tersebut."Saya bukan yang berwenang bicara, saya enggak tahu," kata Fadil saat ditemui merdeka.com di lokasi, Jumat (8/1).Pantauan di lokasi, Restoran Olivier ramai dikunjungi oleh para karyawan perkantoran. Selain itu, pegawai Restoran Olivier juga sibuk bekerja menyiapkan hidangan atau menu untuk para pengunjung. Restoran ini juga tidak dipasang garis polisi atau police line.Saat ditanya minuman Es Vietnam Kopi telah dicampuri bahan lain, dia tetap bungkam. Dia juga enggan mengomentari hidangan atau menu.Seperti diketahui, Mirna bersama rekannya, Hani dan Siska menyambangi restoran tersebut. Dia memesan Es Vietnam Kopi, sementara dua rekannya memesan Cocktail dan Fsshioned Sazerac."Setelah minum satu sedotan korban langsung kejang-kejang, kemudian korban dibawa ke klinik di mall tersebut," ujar Kasubag Humas Polres Jakpus Kompol Suyatno melalui pesan singkatnya kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (8/1).Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Abdi Waluyo, Menteng Jakarta Pusat. Tak lama kemudian korban meninggal dunia. "Dari RS Abdi Waluyo langsung dibawa oleh keluarga ke rumah duka RS Darmais Jakarta Barat," ujar dia.Polisi sudah memeriksa beberapa orang saksi, di antaranya empat karyawan restoran Olivier dan dua rekan korban. Polisi mengamankan barang bukti berupa cairan dari lambung korban, gelas bekas pakai, cairan kopi Vietnam.

Rekomendasi