Puluhan ayam di Madiun mati mendadak, bangkai berwarna biru

Puluhan ayam tersebut mati tanpa sebab. Anehnya, bangkai berwarna biru. Warga meminta Dinas Pertanian untuk datang mengecek kejadian tak wajar ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Puluhan ayam di Madiun mati mendadak, bangkai berwarna biru
Penertiban unggas peliharaan warga di Senen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Puluhan ayam milik Sunarsih, warga Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun, Jawa Timur, mati mendadak tanpa diketahui penyebabnya. Hal ini membuat resah warga setempat."Dalam seminggu ini ada sekitar 50 ayam saya mati mendadak. Gejalanya bangkainya biru-biru," ujar Sunarsih kepada wartawan kemarin.Mengutip dari Antara, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ia terpaksa membakar puluhan ayamnya yang mati tersebut karena takut dengan sebaran virus flu burung."Supaya aman dan tidak tertular virus yang membahayakan, saya membakar unggas yang mati mendadak tersebut," kata dia.Sunarsih mengklaim mengalami kerugian hingga ratusan ribu rupiah karena ayamnya yang mati mendadak merupakan jenis ayam bangkok."Yang mati itu macam-macam umurnya. Ada yang jago (jantan), babon (betina), dan ada juga yang baru umur empat bulan. Pokoknya rugi," katanya.Ia mengaku sudah menjaga kandang ayamnya dengan bersih. Terbukti selama ini ayam-ayamnya tidak pernah sakit.Ia mengatakan ingin petugas dari dinas terkait meninjau ke lapangan dan melakukan upaya penyemprotan karena ia cemas jika kematian ayamnya tersebut diakibatkan oleh virus flu burung.Kondisi yang sama juga terjadi untuk ayam peliharaan sejumlah tetangganya. Meski tidak sebanyak miliknya, namun juga banyak yang mati mendadak."Kalau bisa petugas dari Dinas Pertanian Kota Madiun turun ke lokasi melakukan pengecekan agar jelas matinya karena penyakit apa," kata dia.

Rekomendasi