Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PT JSN yakin akhir tahun 2018 tol Semarang-Solo-Ngawi tersambung

PT JSN yakin akhir tahun 2018 tol Semarang-Solo-Ngawi tersambung Pembangunan tol Semarang-Solo-Ngawi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), menargetkan akhir tahun ini ruas Tol Semarang-Solo hingga Wilangan, Ngawi akan tersambung. PT JSN badan usaha pemegang konsesi menyebut, saat ini proses pembangunan ruas tol trans Jawa tersebut sudah mencapai tahap akhir.

Progres proyek jalan tol Semarang-Solo, ruas Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer, misalnya, saat ini sudah mencapai 91,6 persen. Pembangunan fisik hanya menyisakan perkerasan sekitar 2,5 km baik dari arah Solo maupun Semarang. Kemudian pemasangan aksesoris berupa rambu-rambu, marka, median dan lainnya. Serta penyelesaian jembatan Kali Kenteng sepanjang 495 meter di Salatiga.

Sementara itu untuk progres pembebasan lahan sudah mencapai 99 persen. Satu persen sisanya tanpa kendala berarti. Diperkirakan pada pertengahan November 2018 seluruh konstruksi selesai dibangun. Setelah pembangunan usai, operasional akan diserahkan ke PT Trans Marga Jateng (TMJ).

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno mengatakan dari 32 km panjang ruas Salatiga-Kartasura, 2,5 km dibangun pemerintah dan 29,5 km menjadi bagian JSN dan PT Waskita Karya selaku kontraktor.

"Untuk Jembatan Kali Kenteng ini panjangnya 495 meter, terdiri dari 12 bentang. Tiap bentang panjangnya 40 meter, ada yang 30 meter. Saat ini progresnya sudah hampir selesai, tinggal satu bentang yang girdernya belum terpasang. Baru dalam proses, Insya Allah launching girder akan selesai 6 hari lagi," ujar David kepada wartawan di sela meninjau pembangunan Jembatan Kenteng, Salatiga, Rabu (17/10).

Usai pemasangan girder pada tanggal 24 Oktober, akan dilanjutkan dengan pengecoran pelat lantai. Sehingga pada awal November pengerjaan Jembatan Kali Kenteng sudah selesai.

"Secara keseluruhan ini target kami adalah pada pertengahan November, menyelesaikan konstruksi sepanjang 29 km ini. Termasuk 12 jembatan yang ada di jalur ini, 1 jembatan dibangun pemerintah. Jembatan Kali Kenteng ini merupakan jembatan terpanjang," katanya.

David menambahkan, pengoperasian ruas jalan Salatiga-Kartasura diperkirakan sudah bisa dilakukan pada bulan Desember mendatang. Namun tentu saja setelah melalui proses uji layak fungsi. PT JSN, lanjut David, juga menargetkan pada akhir tahun ini, ruas tol Semarang-Solo hingga Wilangan yang dibangun dengan anggaran Rp 11,3 triliun tersebut akan tersambung.

David menjelaskan, saat ini untuk ruas Sragen-Ngawi sepanjang 51 km sudah selesai uji layak fungsi. Pihaknya mempunyai waktu beberapa hari ke depan untuk penyempurnaan, sebelum dikeluarkannya sertifikat layak fungsi atau operasi. Baru kemudian, jalur Sragen-Ngawi bisa dioperasikan.

"Jadi akhir bulan ini Insya Allah segmen Sragen-Ngawi bisa dioperasikan," jelasnya lagi.

Lebih lanjut David menyampaikan, segmen Sragen-Ngawi hanya menyisakan pengerjaan kecil. Selain itu ada 2 overpass tambahan yang belum sempurna. Kedua overpass tambahan tersebut masih terdapat hambatan, terkait pembebasan lahan. Namun pengerjaannya tidak akan mempengaruhi pengoperasian tol.

"Rambu dan marka sudah, untuk overpass ini tidak akan mengganggu operasional," pungkas David.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP