Presiden Jokowi pimpin ratas penanganan bencana gempa bumi Aceh
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) terkait penanganan bencana gempa bumi Aceh di Kantor Presiden. Jokowi ingin memastikan kementerian dan lembaga terkait segera membangun kembali sejumlah fasilitas umum yang rusak akibat gempa tersebut.
"Mulai dari bantuan kesehatan, kematian, ketersediaan logistik, bantuan untuk anak-anak, maupun pembangunan kembali fasilitas umum kantor pemerintahan, sekolah, masjid dan rumah warga yang rusak," tegas Jokowi saat memberikan pengantarnya, Jumat (16/12).
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga ingin mendapatkan laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai progres penanganan terhadap korban dan rekonstruksi bangunan yang terdampak gempa bumi.
"Saya ingin semuanya dikerjakan secepatnya terkait penanganan pasca bencana agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi segera dimulai. Saya minta bantuan dari Panglima TNI, agar ini dikerahkan dalam proses rekonstruksi yang segera dimulai baik yang rusak berat sedang dan ringan," ujarnya.
Pantauan merdeka.com, pukul 14.55 WIB sejumlah menteri hadir dalam ratas ini. Mereka di antaranya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.
Hadir juga Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPU Pera) Basuki Hadimuljono, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Kepala Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya